Oleh: dr. Ni Komang Dhana Gitaiswari
Informasi dan berita hangat yang tidak mungkin dilewatkan, update dari idola favorit di media sosialnya, deadline yang menumpuk dan menanti untuk dituntaskan satu per satu membuat kita terbiasa menatap layer gadget baik komputer, laptop, tablet maupun handphone lebih lama dari anjuran yang seharusnya. Kondisi ini dapat menyebabkan kita mengalami eyestrain atau kelelahan pada mata.
Mata juga dapat mengalami kelelahan karena penggunaannya yang sangat intens atau berlebihan, misalnya saat berkendara jauh atau menatap layar digital terlalu lama.
Gejala yang dapat timbul di antaranya: rasa nyeri, tegang, perih atau gatal pada mata; rasa kering, berair pada mata; penglihatan buram, ganda; nyeri kepala; ketegangan leher, pundak dan punggung; sensitif terhadap cahaya (photophobia); kesulitan berkonsentrasi; dan bahkan hingga rasa sulit untuk membuka mata.
Penyebab umum terjadinya eyestrain antara lain, menatap layar digital terlalu lama tanpa jeda, membaca buku tanpa istirahat, berkendara jauh atau melakukan aktivitas yang memerlukan fokus dalam waktu lama, terpapar cahaya yang terlalu terang, membaca atau melihat sesuatu pada kondisi gelap, memiliki masalah atau gangguan pada mata seperti sindroma mata kering (dry eye syndrome) atau kelainan refraksi yang tidak dikoreksi, stress berlebih atau kelelahan, terpapar udara dari kipas angin, pemanas atau AC secara langsung dalam waktu yang lama.
Penggunaan komputer dan perangkat digital lainnya adalah salah satu penyebab utama terjadinya eyestrain. The American Optometric Association menyebut kondisi ini sebagai Computer Vision Syndrome atau Digital Eyestrain.
Rerata orang yang menatap layar setidaknya 2 jam atau lebih tanpa jeda setiap harinya memiliki risiko yang besar mengalami sindroma ini. Orang yang menatap layar digital lebih berisiko mengalami eyestrain dibandingkan orang yang membaca media cetak karena ketika menggunakan komputer, mata cenderung untuk berkedip lebih jarang, dimana berkedip dapat membantu melembabkan bola mata, selain itu ketika menggunakan komputer atau perangkat digital lainnya orang terbiasa melihat pada jarak atau sudut yang kurang ideal, mengatur cahaya pada level maksimum, dan menggunakan perangkat dengan kontras yang buruk antara teks dan objeknya.
Pada beberapa kasus adanya masalah pada mata seperti gangguan otot mata atau kelainan penglihatan yang tidak dikoreksi, dapat menyebabkan atau memperburuk computer vision syndrome.
Beberapa faktor lain yang dapat memperburuk kondisi ini antara lain:
- Cahaya yang berlebihan dari layar komputer
- Postur tubuh yang buruk
- Pengaturan area kerja komputer yang buruk
- Sirkulasi udara seperti AC atau kipas angin yang sangat dekat
Beberapa hal-hal yang dapat anda lakukan di rumah untuk mengurangi atau mencegah eyestrain yaitu:
1.Atur pencahayaan.
Saat menonton TV, atau drama favorit anda dari layar digital, sebaiknya pada ruangan dengan kondisi pencahayaan yang cukup (tidak terlalu terang maupun terlalu gelap). Saat membaca materi fisik/cetak atau membaca dalam jarak dekat, cobalah untuk memposisikan sumber cahaya dari belakang dan arahkan cahaya ke halaman/tugas bacaan tersebut. Jika membaca pada meja kerja, gunakan lampu yang diposisikan di depan, sehingga bayangan yang timbul akan mencegah cahaya menyinari mata anda secara langsung.
2.Istirahat
Saat membaca atau melakukan aktivitas yang membutuhkan konsentrasi tinggi, sesekali beristirahatlah dan istirahatkan mata anda dengan memalingkan penglihatan dari layar digital.
3.Batasi penggunaan gadget.
Hal ini terutama penting bagi anak-anak, yang belum dapat memahami hubungan antara waktu menonton yang terlalu lama, kelelahan mata, dan kebutuhan untuk mengistirahatkan mata secara berkala.
4.Gunakan air mata buatan.
Air mata buatan (artificial tears) yang bisa dengan mudah didapatkan secara otc di apotek atau toko obat tanpa resep dapat membantu mencegah dan meredakan mata kering. Gunakanlah secara berkala agar mata anda tetap terlumasi dengan baik dan mencegah kambuhnya gejala. Namun, hindari obat tetes mata yang memiliki efek menghilangkan gejala mata merah karena dapat memperburuk keluhan anda. Dan jika gejala tidak membaik anda sebaiknya berkonsultasi dengan dokter spesialis mata.
5.Gunakan kacamata yang sesuai.
Jika anda mengalami gangguan penglihatan yang memerlukan koreksi menggunakan kacamata atau lensa kontak dan bekerja di depan layar komputer, pertimbangkan untuk rutin mengecek kondisi mata anda ke dokter spesialis mata sehingga anda dapat menggunakan kacamata atau lensa kontak yang sesuai.
Penggunaan komputer atau layar digital lain seperti laptop dan handphone adalah penyebab umum terjadinya kelelahan pada mata. Langkah-langkah berikut dapat anda lakukan secara mandiri untuk mengurangi gejala kelelahan pada mata yang diakibatkan penggunaan layar digital:
- Kedipkan mata sesering mungkin untuk menyegarkan mata. Berkedip menghasilkan air mata yang dapat membasahi dan menyegarkan mata.
- Istirahatkan mata. Setelah 20 menit melihat monitor, palingkan pandangan anda ke objek dengan jarak sejauh 20 kaki selama minimal 20 detik. Metode istirahat ini dikenal juga dengan 20-20-20 rule, yang efektif untuk merelaksasi otot-otot mata.
- Perhatikan pencahayaan. Pencahayaan yang terlalu terang dan terlalu silau dapat membuat mata menjadi tegang dan sulit untuk melihat objek pada monitor. Jika anda membutuhkan cahaya untuk menulis atau membaca, gunakan lampu meja yang dapat disesuaikan.
- Atur posisi monitor. Posisikan monitor tepat di depan anda dengan jarak sekitar 1 lengan dan bagian atas layar berada tepat sejajar dengan mata anda. Akan sangat membantu jika anda memiliki kursi yang dapat disesuaikan ketinggiannya.
- Sesuaikan pengaturan layar pada komputer. Perbesar ukuran huruf agar mudah dibaca, sesuaikan kontras dan tingkat kecerahan ke tingkat yang nyaman bagi penglihatan anda.
Jika anda mengalami gejala kelelahan dan rasa tidak nyaman pada mata, sakit kepala, atau perubahan penglihatan yang tidak membaik dengan penanganan secara mandiri, segeralah berkonsultasi dengan dokter spesialis mata.
Sources:
- Alamri A, Amer KA, Aldosari AA, Althubait BMS, Alqahtani MS, Al Mudawi AAM, Al Mudawi BAM, Alqahtani FAM, Alhamoud NSY. Computer vision syndrome: Symptoms, risk factors, and practices. J Family Med Prim Care. 2022 Sep;11(9):5110-5115. doi: 10.4103/jfmpc.jfmpc_1627_21. Epub 2022 Oct 14. PMID: 36505560; PMCID: PMC9730965.
- Computer vision syndrome. American Optometric Association. https://www.aoa.org/healthy-eyes/eye-and-vision-conditions/computer-vision-syndrome?sso=y.
- Computers and your sight. Prevent Blindness. https://preventblindness.org/computers-and-your-sight/.
Recent Comments